Rudal Balistik Korut Yang Bikin Heboh

Lagi-lagi Korea Utara bikin ulah yang membuat Paman Sam dan sekutunya marah besar. Bukan karena Kim Jong-Un menghina Trump, tetapi karena Korea Utara berhasil meluncurkan rudal balistiknya yang di klaim bisa menghancurkan kota-kota di Amerika. Tentu ini bukanlah klaim sembarangan, sebab sebelumnya Korut telah berulangkali menguji rudal-rudalnya meskipun gagal. Ahli senjata Nuklir dari Pusat Studi Nonploriferasi James Martin di California, Melissa Hanham mengatakan bahwa uji coba tersebut menunjukkan Alaska dalam ancaman rudal Korea Utara. Terlebih jika rudal itu dapat terbang selama 45 menit. [lihat]

Pasca peluncuran rudal antar benua (ICBM) Korea Utara, Trump langsung berkomentar dengan berusaha untuk meyakinkan publik Amerika bahwa pemerintahnya akan selalu berusaha melindungi warganya dari serangan luar. Di samping itu, ia juga mengkritik China yang dinilai tidak bisa menekan sekutu dekatnya (Korea Utara) agar mengurangi persenjataan nuklirnya.  Selama ini China dianggap sebagai mitra yang penting bagi Korea Utara, terutama dalam hal perdagangan. Data terbaru menunjukkan ekspor Korea Utara ke China mencapai 4,6 persen, pada tahun 2013 ekspor Korea Utara sempat mencapai 11,8 persen meskipun akhirnya jatuh terpuruk. [lihat]  

Untuk itu, berbagai upaya diplomasi yang dilakukan Amerika dan sekutunya terhadap China selalu mendorong agar China bisa menekan Korea Utara dalam hal pengurangan persenjataan nuklirnya. Akan tetapi agaknya sulit bagi China untuk bisa mewujudkan keinginan Amerika dan sekutunya. Sebab hubungan Beijing dengan Pyongyang sangat erat, selain karena kedekatan ideologi (komunis) juga karena mereka sama-sama menganggap Amerika sebagai ancaman.  

Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson juga mengecam peluncuran ICBM Korea Utara dan meminta agar Korea Utara mematuhi segala resolusi Dewan Keamanan PBB termasuk mengenai senjata nuklir. Tidak hanya itu, Johnson juga mengkritik Korea Utara yang hanya berfokus pada produksi senjata nuklir dan mengabaikan kesejahteraan warganya.   

Senjata nuklir Korea Utara tidak hanya menjadi ancaman Amerika dan sekutunya, tetapi juga menjadi ancaman masyarakat dunia. Sebab senjata nuklir merupakan senjata pemusnah massal yang jika digunakan dapat menghancurkan kehidupan manusia. Dari sekian negara-negara yang memproduksi senjata nuklir, Iran dan Korea Utara lah yang mendapat perhatian lebih. Ini dikarenakan kedua negara tersebut berseberangan dengan Amerika dalam politik internasional. Meskipun Iran dan Korea Utara sama-sama memproduksi senjata nuklir, tetapi Iran cenderung menggunakan senjata nuklir hanya untuk pertahanan (defense). Sedangkan Korut lebih bersikap ofensif dan seolah-olah ingin menunjukkan kemampuannya dalam memproduksi senjata-senjata nuklir yang dapat menjangkau Amerika dan negara-negara sekutunya di kawasan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

OKI dan Hutang Sejarah Kemerdekaan Palestina

Krisis Suriah