Postingan

Sekilas tentang Gender

Isu seputar gender tampaknya mendapat tempat tersendiri di era modern saat ini. Semakin kompleks kehidupan manusia membuat posisi perempuan secara tidak langsung di nomor dua-kan.  Hal tersebut dikarenakan masih kentalnya peninggalan budaya patriarkhi tempo dulu yang masih dipraktekkan di era sekarang ini. Selain itu, ajaran agama yang secara tekstual memposisikan perempuan di bawah laki-laki. Perempuan dinilai memiliki banyak kelemahan, sehingga membutuhkan perlindungan laki-laki. Doktrin agama mengenai kesetaraan gender melalui ajaran-ajaran dalam kitab suci tersebut (khususnya Agama Islam) akan dibahas selanjutnya. 

Humanitarian Intervention ditinjau kembali

Polemik seputar perlu atau tidaknya suatu negara atau organisasi internasional melakukan intervensi (politik maupun militer) terhadap negara yang sedang dilanda konflik dengan mengacu kepada perlanggaran HAM berat akhir-akhir ini menjadi isu yang mengundang perdebatan di kalangan akademisi hubungan internasional. Intervensi kemanusiaan ( humanitarian intervention ) yang kerap dilakukan AS dan sekutunya terhadap negara yang “diduga” melakukan pelanggaran HAM justru semakin memperparah keadaan. Banyak kerugian yang diakibatkan dari intervensi itu mulai dari jatuhnya korban jiwa (sipil maupun militer) sampai terpuruknya perekonomian suatu negara.

Posisi China Era Kontemporer

Posisi China dalam hubungan internasional sangat berpengaruh, selain menjadi satu satunya perwakilan dari Asia yang memiliki hak veto di Dewan Keamanan (DK) PBB, China juga sekarang ini menjadi negara dengan laju pertumbuhan ekonomi yang cepat. Posisi China dalam hubungan internasional dewasa ini dapat dilihat dari berbagai aspek; Ekonomi dan Politik Sejak berakhirnya perang saudara di China yang berlangsung cukup lama sekitar tiga dekade lebih, dimana transformasi kekuasaan di China terus berlanjut hingga perang dingin muncul –antara blok Barat dan blok Timur –secara tidak langsung telah mempengaruhi perkembangan politik di negeri tirai bambu tersebut. Perebutan kekuasaan antara golongan nasionalis China dengan komunis sebagai bukti kuatnya pengaruh perang dingin dalam konflik politik di China pada waktu itu. Golongan nasionalis yang dipimpin oleh Chiang Kai-Shek berasal dari partai Kuomintang (KMT) mencoba untuk menghapuskan komunis dari sendi-sendi kehidupan sosial China. Upay...

Melihat Kembali Posisi Jepang dalam Kawasan

Posisi Jepang di Asia Timur sangat diperhitungkan, baik dari segi ekonomi, politik maupun keamanan. Sejak meletusnya perang dunia II, Jepang telah menjadi bangsa imperialis dan pernah menduduki negara-negara disekitarnya seperti China, Taiwan, Korea Utara dan Korea Selatan. Tetapi kejayaan Jepang tidak bertahan lama, setelah peristiwa penyerbuan pangkalan militer AS di Pearl Harbor oleh tentara Jepang secara tidak langsung Jepang telah membangunkan raksasa yang sedang tertidur. Pada tanggal 6 dan 9 Agustus kota terbesar di Jepang (Nagasaki dan Hiroshima) di jatuhi bom atom yang sangat dahsyat oleh pihak sekutu sebagai balasan atas penyerbuan Jepang di Pearl Harbor. Peristiwa bom atom tersebut telah menyadarkan Jepang bahwa ambisi untuk menjadi bangsa imperialis (penjajah) harus dihentikan karena banyak kerugian yang mereka tanggung, mulai dari anggaran militer yang besar sampai kepada jatuhnya korban sipil. Peristiwa Nagasaki dan Hiroshima juga menandakan berakhirnya era perang dunia ...

Di Balik Pesatnya Pertumbuhan Ekonomi China

Dewasa ini pertumbuhan ekonomi di Asia sangat pesat, berbeda dengan perekonomian di Uni Eropa yang terpuruk akibat krisis ekonomi di Yunani. Indonesia dan sejumlah Negara Asia lainnya menikmati dampak krisis ekonomi Eropa, para investor mengalihkan uangnya sebagian besar ke negara-negara di Asia. Oleh karena itu, wajar jika sekarang ini Indonesia masuk kedalam kategori negara dengan pertumbuhan ekonomi yang baik dan bergabung dalam keanggotaan G-20.

Konflik Rohingya

Konflik antar etnis sering terjadi di negara-nagara yang umumnya heterogen baik dari suku bangsa, kebudayaan, ras bahkan agama. Di Asia Tenggara, konflik antar etnis maupun agama sering terjadi misalnya konflik Suku Melayu di Thailand Selatan, konflik Aceh, Maluku Utara, Papua Barat dan yang terbaru konflik antar etnis Rakhine dan Rohingya di Myanmar. Konflik Rohingya bermula dengan adanya penemuan mayat perempuan dari Suku Rakhine yang natabene beragama Budha. Kemudian masyarakat Rakhine menuduh mayat perempuan tersebut merupakan korban pembunuhan dan pemerkosaan yang dilakukan oleh etnis Muslim Rohingya. Meskipun belum ada laporan yang jelas dari pihak berwenang atas dugaan pembunuhan dan pemerkosaan tersebut, namun etnis Rakhine telah tersulut emosi hingga pada Juni 2012 terjadi aksi pembunuhan terhadap 10 orang Muslim Rohingya. Kemudian kekerasan terhadap etnis Rohingya menjalar ke seluruh wilayah Rakhine, terjadi aksi pembakaran rumah, sekolah dan masjid, pembunuhan dan pemerko...

Al Kisah 1

Pada zaman dahulu, terdapat dua kerajaan besar dan memiliki keunggulan yang berbeda. Kerajaan pertama –sebutlah kerajaan Surya– memiliki penduduk yang banyak, tanahnya subur, serta hasil pertanian melimpah ruah, hingga melebihi kebutuhan dalam negerinya. Sedangkan kerajaan kedua –sebutlah kerajaan Kencana– memiliki penduduk yang sedikit, tanahnya tandus, pekerjaan rakyatnya sebagian besar nelayan, dan hanya memiliki keunggulan dalam hal kerajinan tangan dan kebanyakan dari hasil kerajinannya di jual ke kerajaan-kerajaan yang lain. Tidak hanya itu kerajaan Kencana juga memiliki keunggulan di bidang sutra. Produksi kain sutra yang melimpah menjadikannya satu-satunya kerajaan yang memproduksi sutra. Hal ini dikarenakan dorongan kuat dari Raja Kencana untuk memproduksi sutra sebanyak-banyaknya, dan merahasiakan cara pembuatannya kepada orang lain apa lagi kepada kerajaan lain. Ada peraturan yang menekankan secara khusus tentang kerahasiaan dalam proses pembuatan kain sutra yaitu...